Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Wisata    Hiburan    Sepakbola    Kuliner    Film   
Flag Counter
Showing posts with label Seputar Printer. Show all posts
Showing posts with label Seputar Printer. Show all posts

Perbandingan Printer Epson, Cannon, hp

Perbandingan printer, kelebihan dan kekurangan pada merk Epson, Canon dan hp


Terkadang kita bingung memilih merk printer, ketika hendak membeli printer pasti biasanya kita mencari referensi kepada teman ataupun kita searching di internet. Printer Epson, Canon dan hp itu merk yang sangat familiar di masyarakat, banyak orang yang menggunakan ketiga merk printer tersebut, dari sinilah saya sekedar berbagi pengetahuan perbandingan printer merk tersebut.


1. Epson
Kelebihan 
  • Hasil warna paling bagus dan natural dibanding Canon dan HP.
  • Cukup murah kalau sudah menggunakan infus karena tidak perlu sering-sering ganti catridge.
  • Tingkat ketahanan mesin bagus.
  • Cocok untuk pemakaian warna/gambar.
  • Cocok buat percetakan /foto digital (usaha skala kecil)
  • Head relatif awet dibandingkan Canon dan HP (printhead dan ink cartridge terpisah
Kekurangan
  • Print teks/hitam kurang bagus/pekat (hitamnya agak kecoklatan)
  • Relatif lebih lambat dibanding Canon dan HP
  • Hasil cetak draft kurang bagus (agak blur/kabur)
  • Proses cleaning menggunakan tinta cukup banyak, sehingga sangat disarankan untuk memasang saluran pembuangan luar.

2. Canon
Kelebihan
  • Kecepatan printer relatif lebih cepat dibanding Epson dan HP
  • Sangat awet jika pemakaian tinta hitam lebih dominan dibanding warna
  • Hasil warna bagus dan cepat. + Hasil cetal teks draft cukup jelas.
  • Harga relatif murah
  • Cocok buat perkantoran
Kekurangan
  • Roller mudah patah (mengakibatkan menarik banyak kertas/paper jam) terutama seri IP1200,1600,1700,1880,1980, serta MPseries.
  • Untuk gambar human, warna cenderung lebih merah (berkesan kurang natural)
  • Catridge warna mudah rusak / cacat (terutama type IP1200 - 1980 & MP/C series (catridge jadi satu dengan printhead)
  • Sering banjir pada sisi kertas meski catridge baru/belum refill (sistem penyerapan buangan tinta kurang bagus)
  • Kurang cocok untuk dijadikan usaha percetakan
  • Harga cartridge relatif mahal dibandingkan Epson dan HP

3. hp
Kelebihan
  • Paling cocok untuk penggunaan kantoran
  • Catridge relatif lebih awet dibanding canon
  • Harga relatif lebih murah dibanding Canon dan Epson ( untuk printer sekelas)
  • Hasil cetak teks paling bagus dibanding Canon,Epson
  • Print warna relatif lebih bagus dibanding canon
Kekurangan
  • Hasil cetak kurang optimal jika menggunakan kertas foto( karena sistem penarikan kertasnya menggulung dari bawah keatas)
  • Penggunaan infus cukup sulit pemasangannya karena posisi paper tray yang ada di depan
  • hasil cetak warna sering kali bermasalah pada penggunaan refill/infus
  • catridge sering banjir kalau cartridge direfill/infus
  • mainboard printer rawan korslet karena posisinya berada tepat dibawah parking Catridge(rawan terkena cipratan tinta)
  • kertas gampang terlipat/narik dobel jika pemasangan kertas kurang pas

Itulah kelebihan dan kekurangan, semoga bisa membantu dan menjadi bahan referensi bagi anda yang hendak membeli printer merk-merk tersebut, saya mohon maaf jika ada  kekurangan atau kekeliruan dalam membandingkan printer tersebut. Intinya memilih printer itu tergantung dari kebutuhan kita, kalo masalah awet atau tidaknya itu tergantung dari cara perawatan dan pemakaiannya.


Beberapa Kerusakan Printer dan Cara Mengatasinya

Printer adalah salah satu perangkat terpenting untuk membantu pekerjaan kita. Namun ketika pekerjaan cukup banyak yang harus diselesaikan, tiba-tiba printer kita bermasalah. Bila mengalami kejadian ini, tentu akan sangat menyebalkan, bukan? Untuk melanjutkan ulasan saya tentang printer, dalam postingan kali ini, saya akan memaparkan jenis-jenis kerusakan printer yang biasa terjadi dan bagaimana cara memperbaikinya:
Paper Jam
Paper jam merupakan salah satu masalah yang paling sering terjadi di setiap printer. Hal ini biasanya disebabkan karena printer kotor, jenis kertas yang digunakan salah, atau roller yang menggerakkan kertas rusak. Oleh karena itu bersihkanlah printer anda secara rutin, gunakan kertas yang benar dan perbaiki roller yang rusak atau sudah tua. Namun dalam beberapa kasus, mengganti roller merupakan pekerjaan yang cukup sulit, tergantung pada model printer anda. Pada beberapa model, roller mudah di lepas akan tetapi pada model yang lain anda harus membongkar semua untuk mengganti roller.

Apapun penyebabnya, pada waktu terjadi paper jam, tarik kertas searah dengan jalur keluar kertas karena jika ditarik kebelakang, maka akan merusak printer. Bisanya printer dengan posisi memasukkan kertas vertikal sering mengalami paper jam.

Cetakan pada Kertas Kabur
Cetakan kabur biasanya terjadi karena salah satu kondisi berikut: toner/tinta printer sudah mulai habis, ketebalan cetak terlalu rendah, economode printing di aktifkan. Untuk kedua kondisi terakhir, Anda bisa melihatnya dari printer self-test (biasanya ada tombol terpisah pada printer)

Jika economode diaktifkan dan hasil cetakan kabur maka nonaktifkan economode dan setting ketebalan lebih tinggi. Jika tinta mulai habis, goyang-goyangkan cartidge agar tinta lebih merata. Cara ini bisa dilakukan sementara sampai Anda mengganti cartridge.

Berbayang
Berbayang merupakan kondisi dimana gambar tercetak dengan baik, namun ada gambar sama yang lebih terang yang juga tercetak. Ini bisa terjadi karena outlet listrik yang mensuplai listrik ke printer. Cek outlet listrik yang terhubung ke printer anda. Atau tes ke printer lain, apakah maslaah yang sama muncul.

Berbayang juga bisa disebabkan karena penggunaan spare part yang hampir habis masa pakainya. Misalnya drum atau imaging kit. Semua spare part berkala memiliki masa pakai untuk jumlah kertas yang sudah ditentukan. Begitu printer sudah mencapai angka yang ditentukan, Anda harus mengganti spare part tersebut untuk menghilangkan bayangan.

Toner Luntur
Jika hasil cetak luntur pada waktu disentuh oleh tangan, ada beberapa kemungkinan penyebanya. Pertama, fuser rusak atau hampir habis masa pakainya. Solusinya adalah dengan menggantinya. Memperbaiki fuser tidak dianjurkan karena fuser termasuk spare part berkala yang tidak perlu diperbaiki.

Kedua, toner cartridge mungkin rusak sehingga terlalu banyak toner yang keluar. Karena itu ganti cartridge anda dengan yang baru. Ketiga, ada toner yang tumpah di printer. Jika iya, anda harus mebersihkannya.

Kehilangan Driver untuk OS tertentu
Begitu OS baru dirilis, driver baru untuk printer eksisting juga akan dirilis. Namun tidak semua printer mempunyai driver untuk setiap OS. Pada kasus ini, yang terbaik adalah mengacu ke manual printer dan cari driver apa yang bisa menyimulasikan printer eksisting.

Mencetak dari Paper Tray yang Salah
Lihat dua tempat untuk memperbaiki error ini. Pertama, liat pada PC yang mencetak. Kedua, lihat printer. Jika aplikasi di set ke paper tray yang salah, anda bisa memperbaikinya dari dalam aplikasi dengan mengklik printer properties dan cari opsi pemilihan tray. Pada printer, pastikan ukuran kertas di paper tray sudah cocok dengan yang di control panel.

Menarik Semua Kertas dari Paper Tray
Jika printer menarik semua kertas dari tray, maka kemungkinan besar pad yang bertanggung jawab untuk memisahkan kertas sudah rusak dan perlu diganti. Selain itu bisa juga disebakan oleh kertas basah akibat kelembaban. Pastikan kertas tersimpan dengan baik agar tidak lembab.

Cara Kerja Printer Inkjet

Cara Kerja Ink-Jet Printer
 
 
 Disaat kita meng-klik tombol OK atau Print, ada beberapa aksi yang dilakukan.
  1. Aplikasi perangkat lunak yang digunakan mengirimkan data yang akan dicetak ke printer driver.
  2. Driver menerjemahkan data yang dikirimkan menjadi data yang dapat dimengerti oleh printer dan memeriksa apakah printer siap untuk melakukan pencetakan.
  3. Data kemudian dikirimkan oleh driver dari komputer ke printer dengan menggunakan antarmuka koneksi paralel/USB.
  4. Printer menerima data dari komputer dan sejumlah data disimpan dalam Buffer. Buffer dapat berukuran dari 512 KB RAM hingga 16 MB RAM bergantung pada modelnya. Buffer sangat berguna karena mengijinkan komputer melakukan pencetakan dengan cepat daripada harus menunggu halaman yang sebenarnya untuk dicetak.
  5. Jika printer dalam status idle dalam waktu yang lama, biasanya akan dilakukan proses pembersihan head print terlebih dahulu. Setelah pembersihan selesai, printer siap untuk mencetak.
  6. Circuit Control mengaktifkan feed motor stepper untuk mengambil kertas. Motor ini mengaktifkan roll dan mengambil kerta yang ada pada tray kertas. Ada mekanisme kecil yang melakukan pengecekan pada tray kertas. Jika ada kertas yang terdeteksi, maka pencetakan dilakukan. Tapi jika tidak terdeteksi adanya kertas, LED pada printer akan menyala dan printer mengirim alert Printer is out of paper pada komputer.
  7. Setelah kertas dimasukkan, print head menggunakan belt untuk berpindah posisi mengitari kertas. Motor berhenti setiap sepersekian detik memberi waktu pada print head untuk menyemprotkan titik-titik tinta pada kertas sebelum kembali bergerak. Pergerakan ini terjadi begitu cepat sehingga terlihat seperti kontinyu.
  8. Beberapa titik dibuat dalam sekali semprot. Head print menyemprotkan warna CMYK dalam nilai yang tepat sehingga didapat warna yang diinginkan.
  9. Setelah mencapai batas sisi kertas, print head kembali ke sisi awal kertas (atau pada beberapa printer print head berputar/berbalik) dan kembali mencetak.
  10. Proses diatas berulang hingga tercetak satu halaman penuh. Waktu yang digunakan untuk mencetak satu halamann juga bervariasi, bergantung pada kompleksitas halaman ataupun gambar yang dicetak.
  11. Setelah pencetakan selesai, head print diposisikan disisi lain diluar area kertas. Feed motor stepper kemudian mendorong kertas hingga kembali ke tray dan pencetakan selesai. Saat ini, kebanyakan printer sudah menggunakan tinta yang cepat kering sehingga dokumen hasil cetak dapat langsung digunakan tanpa harus menunggu smudging terlebih dahulu.
 
Bagaimana jika saat mencetak (printing), program pencetak kita close. Apa yang terjadi?
 
Aplikasi pencetak termasuk dalam background service dimana disaat kita close, aplikasi tetap berjalan dalam system tray dan tetap aktif hingga pencetakan selesai. Maka, proses pencetakan akan tetap berjalan hingga selesai.
Kemudian bagaimana jika disaat kita melakukan printing, koneksi komputer dengan printer terputus (kabel terlepas, atau lainnya)? Seperti telah dijelaskan diatas, saat kita melakukan pencetakan dokumen, driver menterjemahkan data dan kemudian mengirimkannya dan menyimpannya pada memory buffer. Dengan adanya data yang tersimpan pada memory buffer printer, maka disaat kita meng-close program, printer tetap dapat melakukan pencetakan hingga data dalam memory buffer selesai di cetak. Misalkan kita akan mencetak 25 halaman dan data 10 halaman sudah tersimpan dalam memory buffer, sedangkan data 15 halaman lainnya masih dalam komputer karena besarnya buffer yang terbatas. Kemudian kabel koneksi (paralel/USB) kita cabut, maka halaman yang dapat dicetak printer adalah sebanyak 10 halaman (data yang sudah masuk dalam buffer), sedangkan 15 halaman lainnya tidak dapat dicetak karena data belum diterima oleh printer.
 
 

Cara Kerja Printer Laser

  













Cara Kerja printer laser adalah dengan prinsip elektrik statis. 
Awalnya Photoreceptor Drum (OPC Drum) diberi muatan positif oleh Primary Charging Roller (PCR), dengan memberikan arus listrik padanya. (Bagian ini ada di dalam Toner Catrid).




Kemudian printer menyorotkan sinar laser yang sangat kecil melewati permukaan photoreceptor drum untuk membentuk image tulisan atau gambar sesuai dengan data yang dikirim oleh komputer, berupa satu garis horizontal pada satu waktu.

Sinar laser menyorotkan cahaya pada Photoreceptor Drum untuk membentuk titik dan mematikan cahaya untuk tempat kosong per halaman. Sinar laser tidak bergerak dengan sendirinya namun sinar laser itu dipantulkan melalui cermin yang bisa bergerak sendiri. Sinar laser ini pasti berhenti pada titik di photoreceptor drum dan membentuk image electrostatic. Bagian permukaan drum yg terkena sinar laser yang berubah menjadi bermuatan negatif.





Setelah pola image lengkap, serbuk toner yang tersimpan di Toner hopper (di dalam cartridge) diambil oleh Unit Developer (Magnetic Sleeve) . Toner yang bermuatan positif melekat pada area Photoreceptor Drum yang telah membentuk image electrostastik, yaitu bagian Photoreceptor Drum yg terkena sinar laser (muatan negativ) (hukum alam positf akan mendekat pada negatif)

Lembar kertas (dengan muatan negatif yang lebih kuat dari Photoreceptor Drum) bergerak sepanjang sabuk dan roll diatas drum yang telah dibubuhi serbuk toner yang berpola. Kertas mendorong bubuk toner dari drum untuk berpindah melekat pada kertas sehingga pola image berserbuk toner berpindah pada kertas dan siap untuk difinishing pada Fuser.




Toner yang tidak menempel pada kertas dan masih melekat pada OPC Drum akan dihapus oleh Wiper Blade dan kemudian masuk ke dalam Waste Bin (Pembuangan)

Fuser (Pemanas)
Fuser mengeringkan serbuk toner yang telah berbentuk image pada kertas agar kuat melekat pada kertas. Kemudian kertas yang telah tercetak dikeluarkan menuju tray pengeluaran kertas pada printer.


 

Sedangkan bagian yg memancarkan sinar laser yg kita bahas di bagian atas adalah :
Laser Scanner Assembly

Laser Scanner biasanya terdiri dari 3 unit bagian :
1. Laser
2. Cermin berputar
3. Lensa

Unit laser menerima data gambar maupun text dari komputer, lalu data tersebut dipancarkan ke drum berupa titik-titik yang membentuk text atau gambar, bertahap secara horizontal pada drum.


Begitulah cara kerja printer laser .......semoga bermanfaat...










 
Copyright © 2014 Moal Aya. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger